Sejak terjun ke dunia penuh dinamika ini yaitu dunia bisnis, tentu saja saya jadi sering bertemu dengan beberapa orang2 yang sepemikiran. Mulai dari orang yang baru belajar berbisnis sampai para trainer2 handal yang telah mendirikan bisnis dan menjadi pembicara publik. Banyak sekali pelajaran yang saya petik dari hasil ngobrol maupun bekerja bersama mereka. Kali ini saya akan kupas mengenai kesalahan terbesar para pebisnis dalam menjalankan bisnisnya. Ada beberapa elemen yang akan saya kuliti, tentunya agar menjadi masukan bagi teman2 dalam membentuk pola pikir pengusaha yang sesungguhnya.
Dalam satu kesempatan, kira2 setahun yang lalu saya sempat berbincang-bincang dengan seorang yang luar biasa, Bapak Agus Gunario. Beliau adalah seorang pelatih bisnis dari Action Coach, sebuah perusahaan international penyedia jasa pelatih bisnis bagi para calon entrepreneur di 26 negara. Dan yang saya dengar, Bapak Agus ini sempat mendapatkan ranking urutan ke 12 pelatih terbaik di Action Coach milik Brad Sugar ini. Wow…
Dari obrolan dengan beliau, ada sebuah kalimat dari beliau yang sangat melekat hingga sekarang di benak saya. Bahwa Bisnis adalah sebuah badan usaha yang menguntungkan, yang bisa berjalan sendiri tanpa adanya si pemilik bisnis (di tempat).
Dari kalimat diatas, mungkin anda sudah bisa langsung menginterpretasikan kesalahan-kesalah terbesar pebisnis yang ada, hingga akhirnya bisnis mereka menjadi sulit untuk berkembang. Berapa banyak pemilik usaha sablon kaos yang sampai umur 45 tahun, masih tetap jadi tukang sablon kaos ?. Sebagai contoh juga, berapa banyak tukang gorengan yang selama 20 tahun, hanya menjadi tukang gorengan saja? Padahal bisnis sablon pun berpotensi juga menjadi kerajaan bisnis yang sangat besar menguntungkan. Atau Pernahkan anda melihat kios bakso yang sangat enak dan laris tetapi selama berpuluh tahun usahanya tidak bergerak maju dengan laju yang signifikan ? Sementara ada kios Bakso lain yang rasanya tidak seenak kios bakso pertama, tapi memiliki ratusan cabang di seluruh Indonesia? Contoh Bakso Pak Trisno di dekat rumah saya. Baksonya sangat enak menurut saya dan laris sekali tapi hanya memiliki 2 cabang, sementara kita bisa lihat Bakso Malang Karapitan yang memiliki puluhan cabang di Indonesia. Menurut saya sih dari segi rasa saya masih pegang Bakso Pak Trisno, Maknyus di lidah. Kalau kita bandingkan omzet bulanan mereka, wuiiih bagai bumi dan langit kayaknya…
Ironi, tapi itulah kenyataannya. Jangan tukar kemajuan bisnis anda dengan peluh yang mengucur tapi hasilnya kecil, hanya karena anda takut dicurangi (dikorupsi karyawan). Bangun sistemnya. Jangan remehkan pembangunan sistem di bisnis anda, karena itulah motor yang akan mentenagai kemajuan bisnis, tentunya dengan pendelegasian tugas-tugas kecil kepada orang lain lalu kita berfokus pada pengembangannya. Itulah sekelumit kesalahan terbesar pebisnis yang akan saya bahas lebih dalam satu-persatu pada part selanjutnya. Stay tune ya…




Makasih.
Sangat inspiratif!!!!!!!
Balas